Perempuan Penggerak dari Ranah Minang: Rohana Koeddoes dan Soenting Melajoe
Lastry Monika, Alumnus Magister Sastra Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada Sebagian peneliti kebudayaan Minangkabau memperoleh kesimpulan bahwa adat matrilineal mengalami kekalahan dalam pertempuran atau sengketa antara adat, Islam, dan penjajahan kolonial. Namun, Abdullah dalam tulisannya terkait Kaum Muda dan gerakannya di Sumatera Barat justru menyimpulkan sebaliknya. Menurutnya, sengketa yang seolah tiada putus tersebut menghadirkan paradigma baru. Pertempuran di antara adat, Islam, dan pandangan kolonial Barat telah membentuk ketahanan budaya. Begitulah realitas yang terjadi, matrilineal Read more