Description
Buku ini membawa kita menyelami khazanah lama yang tersimpan rapi di dua surau bersejarah di Sijunjung, Sumatera Barat: Surau Calau dan Surau Simaung. Di balik lembaran-lembaran manuskrip tua yang mereka simpan, terkuak rahasia cara orang Minangkabau tempo dulu memahami waktu, musim, dan peristiwa-peristiwa penting dalam kehidupan beragama.
Lewat kisah-kisah dan penjabaran menarik, buku ini memperkenalkan kita pada sistem penanggalan kuno yang digunakan untuk menentukan momen-momen sakral seperti awal Ramadan atau Hari Raya. Tapi lebih dari sekadar hitung-hitungan hari, isi manuskrip ini memantulkan pandangan mendalam masyarakat Minangkabau tentang alam semesta dan hubungan spiritual manusia dengan Sang Pencipta.
Buku ini tersusun dalam empat bagian utama. Bagian pertama membuka kisah tentang mengapa warisan ini begitu penting untuk dikenang. Bagian kedua mengajak kita menengok langsung isi manuskrip dari kedua surau tersebut, lengkap dengan terjemahan dan penjelasannya. Di bagian ketiga, kita diajak memahami pergolakan pemikiran para ulama tempo dulu, bagaimana mereka berdebat soal cara menghitung waktu yang tepat, serta bagaimana ajaran tarekat Syattariyah menanggapi semua itu. Terakhir, bagian keempat merangkum perjalanan panjang ini, menampilkan benang merah tradisi keilmuan yang terus hidup, meski zaman berubah.
Salah satu hal paling menarik yang terungkap adalah adanya tiga cara menghitung waktu yang disebut Ahadiyah, Arba’iyah, dan Khamsiyah. Metode ini berpijak pada ajaran para ulama besar seperti Syekh Ahmad Qusyasi dan Syekh Ibrahim al-Kurani. Meski tak selalu jadi patokan resmi, metode-metode ini tetap digunakan sebagai panduan dalam menentukan waktu untuk melihat hilal—bulan sabit penanda awal bulan Islam.
Buku ini ditulis untuk siapa saja yang ingin memahami lebih dekat cara orang Minangkabau dulu menjalani hidup berdasarkan perhitungan waktu yang sarat makna. Cocok untuk pencinta sejarah, penggemar budaya lokal, dan siapa pun yang percaya bahwa masa lalu masih punya suara untuk didengar hari ini.
